Skip to main content

اَمْ تَسْـَٔلُهُمْ خَرْجًا فَخَرَاجُ رَبِّكَ خَيْرٌ ۖوَّهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ  ( ٱلْمُؤْمِنُون: ٧٢ )

am
أَمْ
atau
tasaluhum
تَسْـَٔلُهُمْ
kamu meminta kepada mereka
kharjan
خَرْجًا
ganti rugi/upah
fakharāju
فَخَرَاجُ
maka ganti rugi/upah
rabbika
رَبِّكَ
Tuhanmu
khayrun
خَيْرٌۖ
lebih baik
wahuwa
وَهُوَ
dan Dia
khayru
خَيْرُ
sebaik-baik
l-rāziqīna
ٱلرَّٰزِقِينَ
pemberi rezeki

“'Am Tas'aluhum Kharjāan Fakharāju Rabbika Khayrun Wa Huwa Khayru Ar-Rāziqīna.” (al-Muʾminūn/23:72)

Artinya:

“Atau engkau (Muhammad) meminta imbalan kepada mereka? Sedangkan imbalan dari Tuhanmu lebih baik, karena Dia pemberi rezeki yang terbaik.” (QS. Al-Mu'minun: 72)

Allah telah menyebutkan empat alasan penolakan orang kafir terhadap dakwah Nabi beserta sanggahan atas keempatnya. Pada ayat ini Allah lalu menyebut alasan kelima. Atau-kah mereka menolak dakwahmu, wahai Nabi Muhammad, karena engkau meminta imbalan kepada mereka atas dakwahmu, sedangkan engkau yakin bahwa imbalan dari Tuhanmu lebih baik, karena Dia pemberi rezeki yang terbaik? Tidak! Engkau tidak pernah berbuat demikian.