Skip to main content

وَلَا يَأْتُوْنَكَ بِمَثَلٍ اِلَّا جِئْنٰكَ بِالْحَقِّ وَاَحْسَنَ تَفْسِيْرًا ۗ  ( ٱلْفُرْقَان: ٣٣ )

walā
وَلَا
dan mereka
yatūnaka
يَأْتُونَكَ
tidak datang kepadamu
bimathalin
بِمَثَلٍ
dengan suatu perumpamaan
illā
إِلَّا
melainkan
ji'nāka
جِئْنَٰكَ
Kami datang kepadamu
bil-ḥaqi
بِٱلْحَقِّ
dengan kebenaran
wa-aḥsana
وَأَحْسَنَ
dan sebaik-baik
tafsīran
تَفْسِيرًا
penjelasan

“Wa Lā Ya'tūnaka Bimathalin 'Illā Ji'nāka Bil-Ĥaqqi Wa 'Aĥsana Tafsīrāan.” (al-Furq̈ān/25:33)

Artinya:

“Dan mereka (orang-orang kafir itu) tidak datang kepadamu (membawa) sesuatu yang aneh, melainkan Kami datangkan kepadamu yang benar dan penjelasan yang paling baik.” (QS. Al-Furqan: 33)

Kemudian Allah menghibur Nabi Muhammad agar beliau bertambah semangat dalam berdakwah, dan tidak peduli dengan semua permintaan orang musyrik yang mengada-ada itu. Dan mereka (orang-orang kafir itu) tidak datang kepadamu (membawa) sesuatu yang aneh, seperti permintaan mereka yang mengada-ada, dengan tujuan mencederai kenabianmu. Melainkan Kami datangkan kepadamu suatu jawaban yang benar dan tepat, akan melemahkan sanggahan-sanggahan mereka yang batil dan penjelasan yang paling baik, sehingga akan jelas mana yang benar dan mana yang salah.