Skip to main content

وَاتَّقُوا الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَالْجِبِلَّةَ الْاَوَّلِيْنَ ۗ   ( ٱلشُّعَرَاء: ١٨٤ )

wa-ittaqū
وَٱتَّقُوا۟
dan bertakwalah kamu
alladhī
ٱلَّذِى
yang
khalaqakum
خَلَقَكُمْ
menciptakan kalian
wal-jibilata
وَٱلْجِبِلَّةَ
dan ummat-ummat
l-awalīna
ٱلْأَوَّلِينَ
terdahulu

“Wa Attaqū Al-Ladhī Khalaqakum Wa Al-Jibillata Al-'Awwalīna.” (aš-Šuʿarāʾ/26:184)

Artinya:

“dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang terdahulu.”” (QS. Asy-Syu'ara': 184)

Nabi Syuaib menutup penjelasannya dengan berkata, "Dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu". Umat terdahulu dari kaum Syuaib seperti kaum ‘Ad, dan Šamud jauh lebih kuat. mereka dibinasakan oleh Allah karena dosa-dosa mereka.