Skip to main content

قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ   ( ٱلشُّعَرَاء: ٢٦ )

qāla
قَالَ
(Musa) berkata
rabbukum
رَبُّكُمْ
Tuhan kalian
warabbu
وَرَبُّ
dan Tuhan
ābāikumu
ءَابَآئِكُمُ
bapak-bapak/nenek moyang kamu
l-awalīna
ٱلْأَوَّلِينَ
yang dahulu

“Qāla Rabbukum Wa Rabbu 'Ābā'ikumu Al-'Awwalīna.” (aš-Šuʿarāʾ/26:26)

Artinya:

“Dia (Musa) berkata, “(Dia) Tuhanmu dan juga Tuhan nenek moyangmu terdahulu.”” (QS. Asy-Syu'ara': 26)

Jawaban kedua, "Dia yakni Musa berkata kepada Fir’aun, “Dia itu adalah Tuhanmu dan juga Tuhan nenek moyangmu terdahulu.” Tuhanku itu satu, tidak ada yang lain. Dialah pencipta alam seluruh dan pencipta manusia dari dahulu sampai kini dan sampai kapan pun, termasuk engkau Fir’aun dan kaummu.