Skip to main content

وَلُوْطًا اِذْ قَالَ لِقَوْمِهٖٓ اِنَّكُمْ لَتَأْتُوْنَ الْفَاحِشَةَ ۖمَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ اَحَدٍ مِّنَ الْعٰلَمِيْنَ   ( العنكبوت: ٢٨ )

walūṭan
وَلُوطًا
dan Lut
idh
إِذْ
ketika
qāla
قَالَ
dia berkata
liqawmihi
لِقَوْمِهِۦٓ
kepada kaumnya
innakum
إِنَّكُمْ
sesungguhnya kalian
latatūna
لَتَأْتُونَ
benar-benar kamu mengerjakan
l-fāḥishata
ٱلْفَٰحِشَةَ
perbuatan keji
مَا
belum pernah
sabaqakum
سَبَقَكُم
mendahului/sebelum kamu
bihā
بِهَا
dengannya
min
مِنْ
dari
aḥadin
أَحَدٍ
seseorang
mina
مِّنَ
dari
l-ʿālamīna
ٱلْعَٰلَمِينَ
semesta alam (ummat)

Wa Lūţāan 'Idh Qāla Liqawmihi 'Innakum Lata'tūna Al-Fāĥishata Mā Sabaqakum Bihā Min 'Aĥadin Mina Al-`Ālamīna. (al-ʿAnkabūt 29:28)

Artinya:

Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya, “Kamu benar-benar melakukan perbuatan yang sangat keji (homoseksual) yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun dari umat-umat sebelum kamu. (QS. [29] Al-'Ankabut : 28)

1 Tafsir Ringkas Kemenag

Setelah diuraikan tentang Nabi Ibrahim, kali ini dibicarakan tentang Nabi Lut, sebagai seorang diantara kaumnya yang beriman. Ayat ini menyatakan, dan ingat serta ingatkanlah pula umatmu, wahai Nabi Muhammad, tentang nabi Lut, ketika Nabi Lut berkata kepada kaumnya yang ketika itu melakukan kedurhakaan besar, "Sesungguhnya kamu benar-benar melakukan perbuatan yangat keji, yaitu berupa monoseksual yang belum pernah dilakukan oleh seorang pundari umat-umat sebelum kamu. Sungguhapa yang kamu lakukan itu sangat buruk.