Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَكَيْفَ
dan bagaimana
تَكْفُرُونَ
kalian kafir
وَأَنتُمْ
dan kalian
تُتْلَىٰ
telah dibacakan
عَلَيْكُمْ
atas kalian
ءَايَٰتُ
ayat-ayat
ٱللَّهِ
Allah
وَفِيكُمْ
dan di tengah-tengah kamu
رَسُولُهُۥۗ
RasulNya
وَمَن
dan barang siapa
يَعْتَصِم
(dia) berpegang teguh
بِٱللَّهِ
dengan/kepada Allah
فَقَدْ
maka sungguh
هُدِىَ
dia telah diberi petunjuk
إِلَىٰ
kepada
صِرَٰطٍ
jalan
مُّسْتَقِيمٍ
yang lurus

Wa Kayfa Takfurūna Wa 'Antum Tutlaá `Alaykum 'Āyātu Allāhi Wa Fīkum Rasūluhu Wa Man Ya`taşim Billāhi Faqad Hudiya 'Ilaá Şirāţin Mustaqīmin.

Tafsir Bahasa:

Dan bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya (Muhammad) pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh, dia diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.

(101) Mengapa kaum Muslimin mengingkari Allah dan mengikuti Ahli Kitab, padahal mereka telah mendengar ayat-ayat Allah yang dibacakan kepada mereka dan ayat-ayat itu adalah sumber petunjuk yang mengandung segala macam kebaikan dan selalu menganjurkan agar memelihara keimanan sedang Rasulullah sendiri masih berada di tengan-tengah mereka sebagai lambang kebenaran, kebajikan dan persaudaraan. Maka pantaskah orang mukmin yang telah diberi anugerah oleh Allah sedemikian besar mengikuti segolongan orang yang sudah nyata sesat sebelumnya dan menyesatkan orang banyak dari jalan yang lurus? Karena itu hendaklah seorang mukmin berpegang teguh kepada ajaran Allah dan Rasul-Nya. Dengan demikian akan terpeliharalah mereka dan selalu berada dalam lingkungan hidayah-Nya, tidak akan sesat untuk selama-lamanya dan tidak akan merasa takut.