Skip to main content

اَلَّذِيْنَ اسْتَجَابُوْا لِلّٰهِ وَالرَّسُوْلِ مِنْۢ بَعْدِ مَآ اَصَابَهُمُ الْقَرْحُ ۖ لِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا مِنْهُمْ وَاتَّقَوْا اَجْرٌ عَظِيْمٌۚ  ( آل عمران: ١٧٢ )

alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
is'tajābū
ٱسْتَجَابُوا۟
(mereka) memperkenankan/mentaati
lillahi
لِلَّهِ
kepada Allah
wal-rasūli
وَٱلرَّسُولِ
dan Rasul
min
مِنۢ
dari
baʿdi
بَعْدِ
setelah
مَآ
apa
aṣābahumu
أَصَابَهُمُ
menimpa mereka
l-qarḥu
ٱلْقَرْحُۚ
luka
lilladhīna
لِلَّذِينَ
bagi orang-orang yang
aḥsanū
أَحْسَنُوا۟
(mereka) berbuat baik
min'hum
مِنْهُمْ
dari/diantara mereka
wa-ittaqaw
وَٱتَّقَوْا۟
dan mereka bertakwa
ajrun
أَجْرٌ
pahala
ʿaẓīmun
عَظِيمٌ
yang besar

Al-Ladhīna Astajābū Lillāhi Wa Ar-Rasūli Min Ba`di Mā 'Aşābahum Al-Qarĥu Lilladhīna 'Aĥsanū Minhum Wa Attaqaw 'Ajrun `Ažīmun. (ʾĀl ʿImrān 3:172)

Artinya:

(yaitu) orang-orang yang menaati (perintah) Allah dan Rasul setelah mereka mendapat luka (dalam Perang Uhud). Orang-orang yang berbuat kebajikan dan bertakwa di antara mereka mendapat pahala yang besar. (QS. [3] Ali 'Imran : 172)

1 Tafsir Ringkas Kemenag

Orang-orang yang betul-betul disebut pejuang yaitu orang-orang yang menaati perintah Allah dan Rasul dengan sepenuh hati, bahkan setelah mereka mendapat luka dalam Perang Uhud berupa bencana dan musibah kekalahan, mereka tetap teguh pendirian dan tidak surut dalam melaksanakan perintah Allah. Orang-orang yang berbuat kebajikan dengan selalu memenuhi perintah Allah dan Rasul-Nya dan bertakwa di antara mereka mendapat pahala yang besar berupa kenikmatan dan kebahagiaan abadi, dan diangkat derajatnya di sisi Allah.