Skip to main content

۞ يَسْتَبْشِرُوْنَ بِنِعْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ وَفَضْلٍۗ وَاَنَّ اللّٰهَ لَا يُضِيْعُ اَجْرَ الْمُؤْمِنِيْنَ ࣖ   ( آلِ عِمْرَان: ١٧١ )

yastabshirūna
يَسْتَبْشِرُونَ
mereka bergembira
biniʿ'matin
بِنِعْمَةٍ
dengan nikmat
mina
مِّنَ
dari
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
wafaḍlin
وَفَضْلٍ
dan karunia
wa-anna
وَأَنَّ
dan bahwasanya
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
لَا
tidak
yuḍīʿu
يُضِيعُ
menyia-nyiakan
ajra
أَجْرَ
pahala
l-mu'minīna
ٱلْمُؤْمِنِينَ
orang-orang yang beriman

“Yastabshirūna Bini`matin Mina Allāhi Wa Fađlin Wa 'Anna Allāha Lā Yuđī`u 'Ajra Al-Mu'uminīna.” (ʾĀl ʿImrān/3:171)

Artinya:

“Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia dari Allah. Dan sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman,” (QS. Ali 'Imran: 171)

Bahkan mereka, para syuhada, bergirang hati dengan nikmat dan karunia dari Allah berupa kebahagiaan hakiki, ketenangan jiwa, kehidupan yang menyenangkan dan abadi. Dan sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman, karena Allah tidak menggugurkan atau mengurangi amal perbuatan seseorang, selama dia benar-benar beriman dan ikhlas dalam beramal.