Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَمُصَدِّقًا
dan membenarkan
لِّمَا
terhadap apa
بَيْنَ
antara
يَدَىَّ
tanganku/sebelumku
مِنَ
dari
ٱلتَّوْرَىٰةِ
Taurat
وَلِأُحِلَّ
dan untuk menghalalkan
لَكُم
bagi kalian
بَعْضَ
sebagian
ٱلَّذِى
yang
حُرِّمَ
diharamkan
عَلَيْكُمْۚ
atas kalian
وَجِئْتُكُم
dan aku datang kepadamu
بِـَٔايَةٍ
dengan tanda (mukjizat)
مِّن
dari
رَّبِّكُمْ
Tuhan kalian
فَٱتَّقُوا۟
maka bertakwalah
ٱللَّهَ
Allah
وَأَطِيعُونِ
dan taatlah kepadaku

Wa Muşaddiqāan Limā Bayna Yadayya Mina At-Tawrāati Wa Li'aĥilla Lakum Ba`đa Al-Ladhī Ĥurrima `Alaykum Wa Ji'tukum Bi'āyatin Min Rabbikum Fa Attaqū Allāha Wa 'Aţī`ūnī.

Tafsir Bahasa:

Dan sebagai seorang yang membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan agar aku menghalalkan bagi kamu sebagian dari yang telah diharamkan untukmu. Dan aku datang kepadamu membawa suatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu. Karena itu, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

(50) Nabi Isa datang kepada Bani Israil untuk membenarkan Kitab Taurat yang ada pada mereka, mengakui dan menguatkannya. Bukan mengganti atau menyalahkan hukum-hukumnya, kecuali meringankan beberapa hukum untuk penganutnya, yang sebelumnya dirasakan sebagai suatu beban yang amat berat bagi mereka. Karena itu Isa a.s. berkata, "Aku menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan atasmu", yakni sebagian makanan yang pernah diharamkan atas mereka yang disebabkan oleh kezaliman dan banyaknya permintaan mereka. Lalu oleh Isa, dihalalkan kembali sebagaimana diterangkan Allah dalam Al-Qur'an. Karena kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan bagi mereka makanan yang baik-baik yang (dahulu) pernah dihalalkan; dan karena mereka sering menghalangi (orang lain) dari jalan Allah. (an-Nisa'/4;160). Di antara makanan yang dihalalkan kembali itu ialah; ikan, daging unta, lemak, juga dihalalkan kembali bekerja pada hari Sabat. Nabi Isa juga menjelaskan persoalan-persoalan yang menjadi perselisihan mereka, seperti diterangkan dalam Al-Qur'an. ¦ Dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu perselisihkan, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (az-Zukhruf/43; 63). Kemudian Nabi Isa mengulangi keterangan ayat lalu, katanya, "Aku datang kepadamu dengan membawa mukjizat-mukjizat dari Tuhan kamu". Mukjizat itu menjadi saksi atas kebenaran risalah yang dibawanya seperti yang telah disebutkan, yaitu menciptakan burung, menyembuhkan penyakit buta sejak kecil dan penyakit kusta, menghidupkan orang mati, serta memberitahukan hal-hal yang tersembunyi dan lain-lain sebagainya. Karena dia datang membawa mukjizat yang jelas, ayat-ayat yang terang, maka dia pun berseru kepada kaumnya agar takut kepada Allah tidak menentang-Nya, serta menaati segala apa yang diajarkan kepada mereka.