Skip to main content

وَجَاۤءَ مِنْ اَقْصَا الْمَدِيْنَةِ رَجُلٌ يَّسْعٰى قَالَ يٰقَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِيْنَۙ   ( يس: ٢٠ )

wajāa
وَجَآءَ
dan datanglah
min
مِنْ
dari
aqṣā
أَقْصَا
ujung
l-madīnati
ٱلْمَدِينَةِ
kota
rajulun
رَجُلٌ
seorang laki-laki
yasʿā
يَسْعَىٰ
terburu-buru
qāla
قَالَ
ia berkata
yāqawmi
يَٰقَوْمِ
wahai kaumku
ittabiʿū
ٱتَّبِعُوا۟
ikutilah
l-mur'salīna
ٱلْمُرْسَلِينَ
utusan-utusan

“Wa Jā'a Min 'Aqşaá Al-Madīnati Rajulun Yas`aá Qāla Yā Qawmi Attabi`ū Al-Mursalīna.” (Yāʾ Sīn/36:20)

Artinya:

“Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas dia berkata, “Wahai kaumku! Ikutilah utusan-utusan itu.” (QS. Yasin: 20)

Berita kedatangan ketiga utusan tersebut menyebar ke pelosok negeri. Dan datanglah dari ujung kota seorang laki-laki yang telah beriman kepada risalah Nabi Isa, konon bernama Habìb bin Mùsà an-Najjàr, dengan bergegas. Dia berkata untuk menasihati penduduk negeri itu, “Wahai kaumku! Percaya dan ikutilah utusan-utusan itu karena mereka benar-benar utusan Allah.