Skip to main content

وَلَوْ نَشَاۤءُ لَمَسَخْنٰهُمْ عَلٰى مَكَانَتِهِمْ فَمَا اسْتَطَاعُوْا مُضِيًّا وَّلَا يَرْجِعُوْنَ ࣖ   ( يس: ٦٧ )

walaw
وَلَوْ
dan jika
nashāu
نَشَآءُ
Kami menghendaki
lamasakhnāhum
لَمَسَخْنَٰهُمْ
tentu Kami rubah rupa mereka
ʿalā
عَلَىٰ
atas
makānatihim
مَكَانَتِهِمْ
tempat mereka berada
famā
فَمَا
maka tidak
is'taṭāʿū
ٱسْتَطَٰعُوا۟
mereka sanggup
muḍiyyan
مُضِيًّا
maju/berjalan
walā
وَلَا
dan tidak
yarjiʿūna
يَرْجِعُونَ
mereka kembali

“Wa Law Nashā'u Lamasakhnāhum `Alaá Makānatihim Famā Astaţā`ū Muđīyāan Wa Lā Yarji`ūna.” (Yāʾ Sīn/36:67)

Artinya:

“Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami ubah bentuk mereka di tempat mereka berada; sehingga mereka tidak sanggup berjalan lagi dan juga tidak sanggup kembali.” (QS. Yasin: 67)

Dan jika Kami menghendaki pula, pastilah Kami ubah bentuk mereka,yakni orang-orang kafir, di tempat mereka berada sehingga mereka tidak sanggup berjalan lagi dan juga tidak sanggup kembali. Namun, hal itu tidak Kami lakukan karena kasih sayang Kami. Karena rahmat pula, Aku masih memberi manusia kesempatan untuk bertobat dan beramal saleh meski mereka telah menyekutukan-Ku.