Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
فَأَمَّا
maka adapun
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟
beriman
بِٱللَّهِ
kepada Allah
وَٱعْتَصَمُوا۟
dan mereka berpegang teguh
بِهِۦ
dengan/kepadaNYa
فَسَيُدْخِلُهُمْ
maka Dia/Allah akan memasukkan mereka
فِى
di dalam
رَحْمَةٍ
rahmat
مِّنْهُ
daripadaNya
وَفَضْلٍ
dan karunia
وَيَهْدِيهِمْ
dan Dia/Allah akan memberi petunjuk pada mereka
إِلَيْهِ
kepadaNya
صِرَٰطًا
jalan
مُّسْتَقِيمًا
lurus

Fa'ammā Al-Ladhīna 'Āmanū Billāhi Wa A`taşamū Bihi Fasayudkhiluhum Fī Raĥmatin Minhu Wa Fađlin Wa Yahdīhim 'Ilayhi Şirāţāan Mustaqīmāan.

Tafsir Bahasa:

Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya, maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia dari-Nya (surga), dan menunjukkan mereka jalan yang lurus kepada-Nya.

(175) Ayat ini memberikan ketegasan kepada manusia sesudah menyatakan bahwa Muhammad adalah rasul Allah dan Al-Qur'an adalah cahaya dan petunjuk yang diturunkan-Nya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada ajaran Al-Qur'an, akan dimasukkan ke dalam rahmat-Nya yaitu surga dan akan selalu berada dalam lindungan karunia-Nya, suatu rahmat dan karunia yang tak dapat dibayangkan oleh manusia bagaimana besar dan mulianya. Ibnu Abbas berkata yang dimaksud dengan rahmat-Nya di sini ialah surga dan yang dimaksud dengan karunia-Nya ialah karunia yang akan dinikmati oleh penghuninya yang belum pernah dilihat oleh mata dan belum pernah terdengar oleh telinga dan tak terbayangkan dalam pikiran betapa bahagia dan senangnya orang yang dapat menikmatinya. Selain dari itu Allah akan memberinya petunjuk dan hidayah serta taufik-Nya agar ia selalu berada di jalan yang lurus, jalan yang benar yang akan menyampaikan kepada rahmat-Nya yang besar dan lurus itu.