Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
مَّآ
apa
أَصَابَكَ
menimpamu
مِنْ
dari
حَسَنَةٍ
kebaikan
فَمِنَ
maka dari
ٱللَّهِۖ
Allah
وَمَآ
dan apa
أَصَابَكَ
menimpamu
مِن
dari
سَيِّئَةٍ
kejelekan/bencana
فَمِن
maka dari
نَّفْسِكَۚ
dirimu sendiri
وَأَرْسَلْنَٰكَ
dan Kami utus kamu
لِلنَّاسِ
kepada manusia
رَسُولًاۚ
Rasul
وَكَفَىٰ
dan cukuplah
بِٱللَّهِ
dengan Allah
شَهِيدًا
menjadi saksi

Mā 'Aşābaka Min Ĥasanatin Famina Allāhi Wa Mā 'Aşābaka Min Sayyi'atin Famin Nafsika Wa 'Arsalnāka Lilnnāsi Rasūlāan Wa Kafaá Billāhi Shahīdāan.

Tafsir Bahasa:

Kebajikan apa pun yang kamu peroleh, adalah dari sisi Allah, dan keburukan apa pun yang menimpamu, itu dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu (Muhammad) menjadi Rasul kepada (seluruh) manusia. Dan cukuplah Allah yang menjadi saksi.

(79) Dari segi kesopanan bahwa sesuatu yang baik yang diperoleh seseorang hendaklah dikatakan datangnya dari Allah. Malapetaka yang menimpa seseorang itu hendaklah dikatakan datangnya dari dirinya sendiri, mungkin pula karena disebabkan kelalaiannya atau kelalaian orang lain apakah dia saudara, sahabat atau tetangga.