Skip to main content

فَوَقٰىهُ اللّٰهُ سَيِّاٰتِ مَا مَكَرُوْا وَحَاقَ بِاٰلِ فِرْعَوْنَ سُوْۤءُ الْعَذَابِۚ  ( غَافِر: ٤٥ )

fawaqāhu
فَوَقَىٰهُ
maka melindungi/memeliharanya
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
sayyiāti
سَيِّـَٔاتِ
kejahatan
مَا
apa yang
makarū
مَكَرُوا۟ۖ
mereka tipu dayakan
waḥāqa
وَحَاقَ
dan meliputi/mengepung
biāli
بِـَٔالِ
dengan keluarga/kaum
fir'ʿawna
فِرْعَوْنَ
Fir'aun
sūu
سُوٓءُ
seburuk-buruk
l-ʿadhābi
ٱلْعَذَابِ
azab

“Fawaqāhu Allāhu Sayyi'āti Mā Makarū Wa Ĥāqa Bi'āli Fir`awna Sū'u Al-`Adhābi.” (Ghāfir/40:45)

Artinya:

“Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, sedangkan Fir‘aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang sangat buruk.” (QS. Gafir: 45)

Demikianlah dikisahkan bahwa seruan yang disampaikan oleh seorang mukmin yang menyembunyikan keimanannya itu tidak diterima oleh Fir‘aun dan pengikutnya. Fir‘aun bahkan merencanakan suatu perbuatan yang buruk kepadanya, maka Allah memeliharanya dari berbagai maksud buruk dan kejahatan tipu daya yang mereka lakukan itu, sedangkan Fir‘aun sendiri beserta kaumnya dikepung oleh azab yang sangat buruk.