Skip to main content

وَالَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِهٖٓ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهُ حَفِيْظٌ عَلَيْهِمْۖ وَمَآ اَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيْلٍ   ( ٱلشُّورىٰ: ٦ )

wa-alladhīna
وَٱلَّذِينَ
dan orang-orang yang
ittakhadhū
ٱتَّخَذُوا۟
mengambil
min
مِن
dari
dūnihi
دُونِهِۦٓ
selain Dia
awliyāa
أَوْلِيَآءَ
pelindung-pelindung
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
ḥafīẓun
حَفِيظٌ
Penjaga
ʿalayhim
عَلَيْهِمْ
atas mereka
wamā
وَمَآ
dan tidaklah
anta
أَنتَ
kamu
ʿalayhim
عَلَيْهِم
atas mereka
biwakīlin
بِوَكِيلٍ
pengawal/pengurus

“Wa Al-Ladhīna Attakhadhū Min Dūnihi 'Awliyā'a Allāhu Ĥafīžun `Alayhim Wa Mā 'Anta `Alayhim Biwakīlin.” (aš-Šūrā/42:6)

Artinya:

“Dan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah, Allah mengawasi (perbuatan) mereka; adapun engkau (Muhammad) bukanlah orang yang diserahi mengawasi mereka.” (QS. Asy-Syura: 6)

Dan orang-orang yang menentang tuntunan-Nya dan menyekutukan-Nya dengan mengambil pelindung-pelindung dan menyembah sesuatu selain Allah, Allah mengawasi dan memperhatikan segala amal dan perbuatan mereka. Adapun engkau, wahai Muhammad, bukanlah orang yang diserahi tanggung jawab untuk mengawasi mereka dan tidak pula mempertanggungjawabkan amal mereka. Tugas engkau hanya menyampaikan kebenaran kepada mereka.