Skip to main content

اَوَمَنْ يُّنَشَّؤُا فِى الْحِلْيَةِ وَهُوَ فِى الْخِصَامِ غَيْرُ مُبِيْنٍ   ( ٱلْزُّخْرُف: ١٨ )

awaman
أَوَمَن
ataukah orang
yunasha-u
يُنَشَّؤُا۟
dibesarkan
فِى
dalam
l-ḥil'yati
ٱلْحِلْيَةِ
perhiasan
wahuwa
وَهُوَ
dan dia
فِى
dalam
l-khiṣāmi
ٱلْخِصَامِ
terang
ghayru
غَيْرُ
tidak
mubīnin
مُبِينٍ
nyata

“'Awaman Yunashsha'u Fī Al-Ĥilyati Wa Huwa Fī Al-Khişāmi Ghayru Mubīnin.” (az-Zukhruf/43:18)

Artinya:

“Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan sebagai perhiasan sedang dia tidak mampu memberi alasan yang tegas dan jelas dalam pertengkaran.” (QS. Az-Zukhruf: 18)

Lalu Allah mengecam mereka dengan mengatakan bahwa apakah orang, yakni wanita-wanita yang dibesarkan dalam perhiasan, patut dijadikan sebagai anak Allah sedang dia tidak mampu memberi alasan atau penjelasan yang tegas dan jelas dalam pertengkaran.