Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَمِنَ
dan dari/diantara
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
قَالُوٓا۟
(mereka) mengatakan
إِنَّا
sesungguhnya kami
نَصَٰرَىٰٓ
orang-orang Nasrani
أَخَذْنَا
Kami telah mengambil
مِيثَٰقَهُمْ
perjanjian mereka
فَنَسُوا۟
maka/tetapi mereka melupakan
حَظًّا
bagian
مِّمَّا
dari apa
ذُكِّرُوا۟
mereka diperingatkan
بِهِۦ
dengannya
فَأَغْرَيْنَا
maka Kami timbulkan
بَيْنَهُمُ
di antara mereka
ٱلْعَدَاوَةَ
permusuhan
وَٱلْبَغْضَآءَ
dan kebencian/kemarahan
إِلَىٰ
sampai
يَوْمِ
hari
ٱلْقِيَٰمَةِۚ
kiamat
وَسَوْفَ
dan kelak
يُنَبِّئُهُمُ
akan memberitahukan pada mereka
ٱللَّهُ
Allah
بِمَا
dengan apa
كَانُوا۟
adalah mereka
يَصْنَعُونَ
(mereka) kerjakan

Wa Mina Al-Ladhīna Qālū 'Innā Naşāraá 'Akhadhnā Mīthāqahum Fanasū Ĥažžāan Mimmā Dhukkirū Bihi Fa'aghraynā Baynahum Al-`Adāwata Wa Al-Baghđā'a 'Ilaá Yawmi Al-Qiyāmati Wa Sawfa Yunabbi'uhum Allāhu Bimā Kānū Yaşna`ūna.

Tafsir Bahasa:

Dan di antara orang-orang yang mengatakan, “Kami ini orang Nasrani,” Kami telah mengambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebagian pesan yang telah diperingatkan kepada mereka, maka Kami timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka hingga hari Kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.

(14) Ayat ini menerangkan bahwa Allah telah mengambil janji dari orang-orang yang mengaku beragama Nasrani untuk taat serta mematuhi apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Allah dan mengikuti para Nabi-Nya. Tetapi mereka dengan sengaja melupakan sebagian dari apa yang diperingatkan kepada mereka dalam kitab Injil, artinya mereka tidak mengerjakan sebagian dari yang diperingatkan dalam Injil itu karena pengikut-pengikut pertama dari Nabi Isa Almasih adalah dari orang-orang awam, sedang para sahabatnya yang setia terdiri dari pemburu-pemburu binatang yang selalu diusir dan dimusuhi oleh orang-orang Yahudi. Mereka belum mempunyai kekuatan sosial yang mampu untuk membukukan dan memelihara apa yang mereka hafal dari Injil dan banyak pula buku-buku yang ditulis mereka yang dinamakan Injil sebagaimana yang diterangkan dalam kitab-kitab suci dan sejarah gereja mereka. Akhir ayat ini menjelaskan bahwa karena tingkah laku orang--orang Nasrani yang tidak mau memenuhi janji, maka Allah menimbulkan perpecahan di antara mereka sendiri sampai hari kiamat. Di akhirat Allah akan memberitahukan kepada mereka semua kesalahan yang mereka lakukan di dunia, sehingga mereka tidak dapat mengelak lagi dari siksaan.