Skip to main content

لَىِٕنْۢ بَسَطْتَّ اِلَيَّ يَدَكَ لِتَقْتُلَنِيْ مَآ اَنَا۠ بِبَاسِطٍ يَّدِيَ اِلَيْكَ لِاَقْتُلَكَۚ اِنِّيْٓ اَخَافُ اللّٰهَ رَبَّ الْعٰلَمِيْنَ  ( ٱلْمَائِدَة: ٢٨ )

la-in
لَئِنۢ
sungguh jika
basaṭta
بَسَطتَ
kamu mengembangkan/mengayunkan
ilayya
إِلَىَّ
kepadaku
yadaka
يَدَكَ
tanganmu
litaqtulanī
لِتَقْتُلَنِى
untuk membunuhmu
مَآ
tidak
anā
أَنَا۠
aku
bibāsiṭin
بِبَاسِطٍ
mengembangkan/mengayunkan
yadiya
يَدِىَ
tanganku
ilayka
إِلَيْكَ
kepadamu
li-aqtulaka
لِأَقْتُلَكَۖ
untuk membunuhmu
innī
إِنِّىٓ
sesungguhnya aku
akhāfu
أَخَافُ
aku takut
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
rabba
رَبَّ
Tuhan Pemelihara
l-ʿālamīna
ٱلْعَٰلَمِينَ
alam semesta/seru sekalian alam

“La'in Basaţta 'Ilayya Yadaka Litaqtulanī Mā 'Anā Bibāsiţin Yadī 'Ilayka Li'qtulaka 'Innī 'Akhāfu Allāha Rabba Al-`Ālamīna.” (al-Māʾidah/5:28)

Artinya:

“”Sungguh, jika engkau (Qabil) menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Aku takut kepada Allah, Tuhan seluruh alam.”” (QS. Al-Ma'idah: 28)

Selanjutnya Habil mengatakan," Sungguh, jika engkau memang benar-benar berniat untuk menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, maka ketahuilah bahwa aku tidak akan membalas dengan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku sangat takut kepada murka dan ancaman Allah bila melakukan perbuatan itu. Dialah Allah, Tuhan seluruh alam."