Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
تَرَىٰ
kamu melihat
كَثِيرًا
kebanyakan
مِّنْهُمْ
diantara mereka
يَتَوَلَّوْنَ
(mereka) menjadikan pemimpin
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ۚ
kafir/ingkar
لَبِئْسَ
sungguh amat buruk
مَا
apa
قَدَّمَتْ
telah disediakan
لَهُمْ
bagi mereka
أَنفُسُهُمْ
diri mereka sendiri
أَن
bahwa
سَخِطَ
kemurkaan
ٱللَّهُ
Allah
عَلَيْهِمْ
atas mereka
وَفِى
dan didalam
ٱلْعَذَابِ
siksaan
هُمْ
mereka
خَٰلِدُونَ
(mereka) kekal

Taraá Kathīrāan Minhum Yatawallawna Al-Ladhīna Kafarū Labi'sa Mā Qaddamat Lahum 'Anfusuhum 'An Sakhiţa Allāhu `Alayhim Wa Fī Al-`Adhābi Hum Khālidūna.

Tafsir Bahasa:

Kamu melihat banyak di antara mereka tolong-menolong dengan orang-orang kafir (musyrik). Sungguh, sangat buruk apa yang mereka lakukan untuk diri mereka sendiri, yaitu kemurkaan Allah, dan mereka akan kekal dalam azab.

(80) Setelah ayat yang lalu menerangkan keburukan tingkah laku nenek moyang orang Yahudi (Bani Israil) maka ayat ini menerangkan bahwa Nabi Muhammad menyaksikan sendiri tingkah laku orang-orang kafir Bani Israil yang ada pada zamannya, yaitu kebanyakan mereka tolong-menolong dengan orang musyrik dari kalangan Arab (kaum Nabi sendiri) dalam usaha memerangi Nabi Muhammad. Pekerjaan yang mereka lakukan itu adalah sangat buruk sekali karena hanya mengikuti perintah hawa nafsu dan hasutan. Perbuatan itu menimbulkan kemurkaan Allah yang karenanya mereka pasti mendapat balasan daripada-Nya berupa azab api neraka untuk selama-lamanya. Orang-orang yang lepas dari api neraka adalah mereka yang mengerjakan pekerjaan yang diridai Allah.