Skip to main content

نَحْنُ جَعَلْنٰهَا تَذْكِرَةً وَّمَتَاعًا لِّلْمُقْوِيْنَۚ   ( ٱلْوَاقِعَة: ٧٣ )

naḥnu
نَحْنُ
Kami
jaʿalnāhā
جَعَلْنَٰهَا
Kami menjadikannya
tadhkiratan
تَذْكِرَةً
peringatan/pengajaran
wamatāʿan
وَمَتَٰعًا
dan kesenangan/bahan yang berguna
lil'muq'wīna
لِّلْمُقْوِينَ
bagi orang-orang yang musafir

“Naĥnu Ja`alnāhā Tadhkiratan Wa Matā`āan Lilmuqwīna.” (al-Wāqiʿah/56:73)

Artinya:

“Kami menjadikannya (api itu) untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir.” (QS. Al-Waqi'ah: 73)

71-74. Bila kamu sudah memahami siapa yang menurunkan air, maka pernahkah kamu memperhatikan tentang api yang kamu nyalakan dari kayu bakar? Kamukah yang menumbuhkan pohon penghasil kayu bakar itu ataukah Kami yang menumbuhkannya? Ketahuilah, Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan bakar yang berguna bagi musafir di padang pasir. Dengan anugerah ini, maka bertasbihlah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Mahabesar.”71-74. Bila kamu sudah memahami siapa yang menurunkan air, maka pernahkah kamu memperhatikan tentang api yang kamu nyalakan dari kayu bakar? Kamukah yang menumbuhkan pohon penghasil kayu bakar itu ataukah Kami yang menumbuhkannya? Ketahuilah, Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan bakar yang berguna bagi musafir di padang pasir. Dengan anugerah ini, maka bertasbihlah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Mahabesar.”