Skip to main content

مَنْ يُّصْرَفْ عَنْهُ يَوْمَىِٕذٍ فَقَدْ رَحِمَهٗ ۗوَذٰلِكَ الْفَوْزُ الْمُبِيْنُ  ( ٱلْأَنْعَام: ١٦ )

man
مَّن
barang siapa
yuṣ'raf
يُصْرَفْ
dipalingkan/dijauhkan
ʿanhu
عَنْهُ
dari padanya/azab
yawma-idhin
يَوْمَئِذٍ
pada hari itu
faqad
فَقَدْ
maka sungguh
raḥimahu
رَحِمَهُۥۚ
Dia telah merahmatinya
wadhālika
وَذَٰلِكَ
dan demikian/itulah
l-fawzu
ٱلْفَوْزُ
keuntungan
l-mubīnu
ٱلْمُبِينُ
nyata

“Man Yuşraf `Anhu Yawma'idhin Faqad Raĥimahu Wa Dhalika Al-Fawzu Al-Mubīnu.” (al-ʾAnʿām/6:16)

Artinya:

“Barangsiapa dijauhkan dari azab atas dirinya pada hari itu, maka sungguh, Allah telah memberikan rahmat kepadanya. Dan itulah kemenangan yang nyata.” (QS. Al-An'am: 16)

Allah menjelaskan bahwa orang-orang yang dijauhkan dari azab Allah pada hari kiamat adalah orang-orang yang beruntung. Barang siapa di antara orang-orang beriman yang pada hari itu, hari kiamat, dirinya dijauhkan dari azab Allah dengan mendapat keridaan Allah dan keselamatan di akhirat, maka sungguh, Allah telah memberikan rahmat kepadanya, karena rahmat Allah merupakan pangkal keselamatan dunia akhirat. Dan itulah kemenangan sejatinya dalam hidup ini yang nyata pentingnya dan perlunya bagi manusia.