Skip to main content

قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ   ( ٱلْجُمُعَة: ٨ )

qul
قُلْ
katakanlah
inna
إِنَّ
sesungguhnya
l-mawta
ٱلْمَوْتَ
kematian
alladhī
ٱلَّذِى
orang-orang yang
tafirrūna
تَفِرُّونَ
kamu lari
min'hu
مِنْهُ
dari padanya
fa-innahu
فَإِنَّهُۥ
maka sesungguhnya ia
mulāqīkum
مُلَٰقِيكُمْۖ
menemui kamu
thumma
ثُمَّ
kemudian
turaddūna
تُرَدُّونَ
kamu dikembalikan
ilā
إِلَىٰ
kepada
ʿālimi
عَٰلِمِ
yang mengetahui
l-ghaybi
ٱلْغَيْبِ
yang gaib
wal-shahādati
وَٱلشَّهَٰدَةِ
dan yang nyata
fayunabbi-ukum
فَيُنَبِّئُكُم
lalu Dia menerangkan kepadamu
bimā
بِمَا
terhadap apa
kuntum
كُنتُمْ
kalian adalah
taʿmalūna
تَعْمَلُونَ
kamu kerjakan

“Qul 'Inna Al-Mawta Al-Ladhī Tafirrūna Minhu Fa'innahu Mulāqīkum Thumma Turaddūna 'Ilaá `Ālimi Al-Ghaybi Wa Ash-Shahādati Fayunabbi'ukum Bimā Kuntum Ta`malūna.” (al-Jumuʿah/62:8)

Artinya:

“Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”” (QS. Al-Jumu'ah: 8)

Kematian yang tidak diharapkan itu pasti akan datang. Katakanlah, wahai Nabi Muhammad kepada para pemuka Yahudi di Madinah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, karena kamu menyadari bahwa kematian akan mengungkapkan siapa yang salah dan siapa yang benar, ia, kematian, meskipun dijauhi pasti menemui kamu, di mana pun kamu berada; kemudian kamu, melalui pintu kematian, akan dikembalikan kepada Allah untuk mempertanggung-jawabkan semua perbuatan selama hidup di dunia. Dia Yang Maha Mengetahui yang gaib, yang tidak terlihat, dan yang nyata, yang kasat mata; lalu Dia akan memberitahukan kepada kamu dengan lengkap dan menyeluruh apa yang telah kamu kerjakan, baik kejahatan maupun kebaikan.”