Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
فَأَرْسَلْنَا
maka Kami kirimkan
عَلَيْهِمُ
atas/kepada mereka
ٱلطُّوفَانَ
taufan
وَٱلْجَرَادَ
dan belalang
وَٱلْقُمَّلَ
dan kutu
وَٱلضَّفَادِعَ
dan katak
وَٱلدَّمَ
dan darah
ءَايَٰتٍ
bukti-bukti
مُّفَصَّلَٰتٍ
terperinci/jelas
فَٱسْتَكْبَرُوا۟
maka mereka menyombongkan diri
وَكَانُوا۟
dan adalah mereka
قَوْمًا
kaum
مُّجْرِمِينَ
orang-orang yang berdosa

Fa'arsalnā `Alayhimu Aţ-Ţūfāna Wa Al-Jarāda Wa Al-Qummala Wa Ađ-Đafādi`a Wa Ad-Dama 'Āyātin Mufaşşalātin Fāstakbarū Wa Kānū Qawmāan Mujrimīna.

Tafsir Bahasa:

Maka Kami kirimkan kepada mereka topan, belalang, kutu, katak dan darah (air minum berubah menjadi darah) sebagai bukti-bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.

(133) Dalam ayat ini diceritakan bahwa sebagai akibat dari keingkaran, kekufuran dan kezaliman mereka, maka Allah menurunkan azab yang lebih dahsyat kepada mereka berupa topan yang melanda rumah dan pohon-pohonan, kebun dan sawah-sawah mereka, kemudian datang lagi hama belalang yang membinasakan tanaman-tanaman mereka, dan akhirnya muncul wabah lain yang menjadikan air minum mereka berubah rasa, berubah bau, dan berubah warnanya seperti darah yang tidak dapat mereka minum. Meskipun lima macam azab yang ditimpakan Allah bertubi-tubi kepada Firaun dan kaumnya. Mereka tetap menyombongkan diri dan berbuat dosa, dan itu merupakan sifat mereka yang paling menonjol.