Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
قَالَ
(Musa) berkata
أَغَيْرَ
apakah selain
ٱللَّهِ
Allah
أَبْغِيكُمْ
aku akan mencarikan kamu
إِلَٰهًا
tuhan
وَهُوَ
dan Dia
فَضَّلَكُمْ
melebihkan kamu
عَلَى
atas
ٱلْعَٰلَمِينَ
semesta alam

Qāla 'Aghayra Allāhi 'Abghīkum 'Ilahāan Wa Huwa Fađđalakum `Alaá Al-`Ālamīna.

Tafsir Bahasa:

Dia (Musa) berkata, “Pantaskah aku mencari tuhan untukmu selain Allah, padahal Dia yang telah melebihkan kamu atas segala umat (pada masa itu).”

(140) Permintaan Bani Israil agar dibuatkan sembahan selain Allah, dijawab oleh Musa as; "Apakah aku akan membuatkan tuhan selain Allah yang akan kamu sembah, padahal Allah Pencipta alam semesta yang telah menjadikan kamu semua sebagai umat yang utama di masamu dan menjadikan Islam sebagai agama bagimu, yaitu agama tauhid, agama yang dibawa oleh Nabi Ibrahim agama para Nabi dan Rasul yang telah diutus Allah. Kenapa kamu masih mencari agama yang lain?" Ayat ini menyatakan bahwa permintaan Bani Israil adalah permintaan yang aneh dan mengherankan, karena mereka telah diberi sesuatu yang baik, yaitu agama tauhid, kemudian mereka hendak menukarnya dengan yang jelek, yaitu agama syirik.