Skip to main content

قَالَ اَغَيْرَ اللّٰهِ اَبْغِيْكُمْ اِلٰهًا وَّهُوَ فَضَّلَكُمْ عَلَى الْعٰلَمِيْنَ  ( ٱلْأَعْرَاف: ١٤٠ )

qāla
قَالَ
(Musa) berkata
aghayra
أَغَيْرَ
apakah selain
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
abghīkum
أَبْغِيكُمْ
aku akan mencarikan kamu
ilāhan
إِلَٰهًا
tuhan
wahuwa
وَهُوَ
dan Dia
faḍḍalakum
فَضَّلَكُمْ
melebihkan kamu
ʿalā
عَلَى
atas
l-ʿālamīna
ٱلْعَٰلَمِينَ
semesta alam

“Qāla 'Aghayra Allāhi 'Abghīkum 'Ilahāan Wa Huwa Fađđalakum `Alaá Al-`Ālamīna.” (al-ʾAʿrāf/7:140)

Artinya:

“Dia (Musa) berkata, “Pantaskah aku mencari tuhan untukmu selain Allah, padahal Dia yang telah melebihkan kamu atas segala umat (pada masa itu).”” (QS. Al-A'raf: 140)

Selanjutnya dia, yakni Nabi Musa berkata, "Pantaskah aku mencari tuhan untukmu selain Allah, padahal seandainya tidak ada anugerah-Nya kepada kamu selain bahwa Dia yang telah menciptakan dan melebihkan kamu atas segala umat pada masa itu, dengan diturunkan banyak nabi dari kalangan kamu dan keutamaan lainnya, maka cukup sudah itu menjadi kewajaran bahkan kewajiban bagi kamu untuk beribadah dan mengabdi kepada-Nya saja."