Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
فَرِيقًا
segolongan
هَدَىٰ
Dia beri petunjuk
وَفَرِيقًا
dan segolongan
حَقَّ
haq/pasti
عَلَيْهِمُ
atas mereka
ٱلضَّلَٰلَةُۗ
kesesatan
إِنَّهُمُ
sesungguhnya mereka
ٱتَّخَذُوا۟
mereka menjadikan
ٱلشَّيَٰطِينَ
syaitan-syaitan
أَوْلِيَآءَ
pelindung/pemimpin
مِن
dari
دُونِ
selain
ٱللَّهِ
Allah
وَيَحْسَبُونَ
dan mereka mengira
أَنَّهُم
bahwasanya mereka
مُّهْتَدُونَ
orang-orang yang mendapat petunjuk

Farīqāan Hadaá Wa Farīqāan Ĥaqqa `Alayhim Ađ-Đalālatu 'Innahum Attakhadhū Ash-Shayāţīna 'Awliyā'a Min Dūni Allāhi Wa Yaĥsabūna 'Annahum Muhtadūna.

Tafsir Bahasa:

Sebagian diberi-Nya petunjuk dan sebagian lagi sepantasnya menjadi sesat. Mereka menjadikan setan-setan sebagai pelindung selain Allah. Mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk.

(30) Manusia terbagi atas dua golongan. Golongan pertama adalah golongan yang telah diberi petunjuk oleh Allah di dunia ini untuk mengerjakan salat, menyembah-Nya dengan ikhlas dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu yang lain. Sedang golongan kedua, adalah golongan yang telah sesat karena mengikuti ajakan setan dan meninggalkan perintah Allah Penciptanya. Setan itulah yang dijadikan pelindungnya, bukan Allah. Anehnya mereka sudah sesat dengan menempuh jalan yang dilarang oleh Allah mengerjakan perbuatan yang tidak diridai-Nya, tetapi masih menyangka bahwa mereka memperoleh petunjuk. Orang yang demikian adalah orang yang paling merugi, sebagaimana firman Allah; Katakanlah (Muhammad), "Apakah perlu Kami beritahukan kepadamu tentang orang yang paling rugi perbuatannya?" (Yaitu) orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya. (al-Kahf/18; 103-104)