Skip to main content

اَفَاَمِنُوْا مَكْرَ اللّٰهِۚ فَلَا يَأْمَنُ مَكْرَ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْخٰسِرُوْنَ ࣖ   ( ٱلْأَعْرَاف: ٩٩ )

afa-aminū
أَفَأَمِنُوا۟
apakah mereka merasa aman
makra
مَكْرَ
rencana/azab
l-lahi
ٱللَّهِۚ
Allah
falā
فَلَا
maka tidak
yamanu
يَأْمَنُ
merasa aman
makra
مَكْرَ
rencana/azab
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
illā
إِلَّا
melainkan
l-qawmu
ٱلْقَوْمُ
kaum
l-khāsirūna
ٱلْخَٰسِرُونَ
orang-orang yang merugi

“'Afa'aminū Makra Allāhi Falā Ya'manu Makra Allāhi 'Illā Al-Qawmu Al-Khāsirūna.” (al-ʾAʿrāf/7:99)

Artinya:

“Atau apakah mereka merasa aman dari siksaan Allah (yang tidak terduga-duga)? Tidak ada yang merasa aman dari siksaan Allah selain orang-orang yang rugi.” (QS. Al-A'raf: 99)

Kecaman lebih keras lagi dinyatakan dengan, "Atau apakah mereka mengira bahwa mereka merasa aman sehingga tidak khawatir dari siksaan Allah yang tidak terduga dan dikemas dalam bentuk yang indah, atau berupa istidraj; perlakuan-Nya yang diduga baik karena merupakan nikmat dan kebaikan padahal sebaliknya? Sungguh sangat celaka dan merugi mereka dan siapa pun jika demikian, karena tidak ada yang merasa aman dari siksaan atau makar Allah selain orang-orang yang rugi."