Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
أَفَأَمِنُوا۟
apakah mereka merasa aman
مَكْرَ
rencana/azab
ٱللَّهِۚ
Allah
فَلَا
maka tidak
يَأْمَنُ
merasa aman
مَكْرَ
rencana/azab
ٱللَّهِ
Allah
إِلَّا
melainkan
ٱلْقَوْمُ
kaum
ٱلْخَٰسِرُونَ
orang-orang yang merugi

'Afa'aminū Makra Allāhi Falā Ya'manu Makra Allāhi 'Illā Al-Qawmu Al-Khāsirūna.

Tafsir Bahasa:

Atau apakah mereka merasa aman dari siksaan Allah (yang tidak terduga-duga)? Tidak ada yang merasa aman dari siksaan Allah selain orang-orang yang rugi.

(99) Dalam ayat ini sekali lagi Allah mengulangi celaan-Nya terhadap tingkah-laku orang-orang kafir, "Apakah mereka aman terhadap azab Allah yang tidak terduga-duga?" Kemudian Allah menjelaskan bahwa orang-orang seperti merekalah yang akan merugi. Dengan firman-Nya ini Allah menegaskan bahwa orang yang berakal sehat dan memegang teguh fitrah yang dikaruniakan-Nya kepada manusia serta memperhatikan peristiwa dan kejadian sejarah serta memperhatikan ayat-ayat Allah, tentu tidak akan merasa aman dari kedatangan azab-Nya. Akan tetapi mereka yang ingkar ini benar-benar telah kehilangan akal sehat serta fitrah yang dikaruniakan Allah kepada mereka dan tidak pula mau memperhatikan peristiwa-peristiwa sejarah serta ayat-ayat Allah, sehingga mereka betul-betul telah menjadi orang yang merugi. Mereka sudah kehilangan kekhawatiran terhadap datangnya azab Allah padahal mereka senantiasa berbuat kemaksiatan dan kemusyrikan. Bagi orang yang beriman, sikap yang tepat ialah yakin tentang sifat pemaaf dan pengasih yang ada pada Allah, namun demikian ia harus senantiasa takut kepada azab-Nya yang mungkin datang menimpa dirinya tanpa diduga sebelumnya, sebagai akibat dari perbuatan yang dilakukannya. Oleh sebab itu, mereka senantiasa berhati-hati dan menghindarkan diri dari hal-hal yang akan menyebabkan datangnya azab tersebut pada dirinya. Dalam Al-Quran orang-orang kafir biasa disebut "orang-orang merugi?" Maka orang-orang yang kehilangan rasa kekhawatiran terhadap azab Allah, sama halnya dengan orang-orang yang berputus-asa terhadap ampunan dan rahmat Allah, kedua sifat tersebut adalah termasuk sifat-sifat orang kafir, yang disebut juga orang-orang yang merugi.