Skip to main content

اِنَّآ اَرْسَلْنَا نُوْحًا اِلٰى قَوْمِهٖٓ اَنْ اَنْذِرْ قَوْمَكَ مِنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ   ( نُوح: ١ )

innā
إِنَّآ
sesungguhnya Kami
arsalnā
أَرْسَلْنَا
Kami telah mengutus
nūḥan
نُوحًا
Nuh
ilā
إِلَىٰ
kepada
qawmihi
قَوْمِهِۦٓ
kaumnya
an
أَنْ
bahwa
andhir
أَنذِرْ
berilah peringatan
qawmaka
قَوْمَكَ
kaummu
min
مِن
dari
qabli
قَبْلِ
sebelum
an
أَن
bahwa
yatiyahum
يَأْتِيَهُمْ
akan datang kepada mereka
ʿadhābun
عَذَابٌ
azab
alīmun
أَلِيمٌ
pedih

“'Innā 'Arsalnā Nūĥāan 'Ilaá Qawmihi 'An 'Andhir Qawmaka Min Qabli 'An Ya'tiyahum `Adhābun 'Alīmun.” (Nūḥ/71:1)

Artinya:

“Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan perintah), “Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih.”” (QS. Nuh: 1)

Pada penutup surah sebelumnya diuraikan tentang ancaman siksa yang akan diterima kaum yang durhaka. Di awal surah ini diuraikan kisah Nabi Nuh dan kaumnya sebagai peringatan bagi siapa saja termasuk kaum musyrik Mekah, apabila durhaka maka bagi Allah mudah untuk mengazabnya. Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya dengan perintah, “Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih.