Skip to main content

بَلٰى قَادِرِيْنَ عَلٰٓى اَنْ نُّسَوِّيَ بَنَانَهٗ   ( ٱلْقِيَامَة: ٤ )

balā
بَلَىٰ
yang benar/bahkan
qādirīna
قَٰدِرِينَ
berkuasa
ʿalā
عَلَىٰٓ
atas
an
أَن
dari
nusawwiya
نُّسَوِّىَ
Kami menyempurnakan
banānahu
بَنَانَهُۥ
jari-jemarinya

“Balaá Qādirīna `Alaá 'An Nusawwiya Banānahu.” (al-Q̈iyamah/75:4)

Artinya:

“(Bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna.” (QS. Al-Qiyamah: 4)

3-4. Atas penegasan tentang kepastian hari Kiamat mestinya manusia percaya, tetapi banyak yang ingkar. Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang-belulangnya yang telah berserakan setelah kematiannya? Jangankan hanya mengumpulkan kembali tulang-belulang, bahkan Kami mampu menyusun kembali jari jemarinya dengan sempurna.5-6. Kepastian Kiamat tidak diragukan lagi, tetapi manusia hendak membuat maksiat terus-menerus. Manusia tidak menyadari sama sekali atas akibat perbuatannya. Justru dengan nada menantang dia bertanya, “Kapankah hari Kiamat yang diancamkan itu?”