Skip to main content

وَاِذَا انْقَلَبُوْٓا اِلٰٓى اَهْلِهِمُ انْقَلَبُوْا فَكِهِيْنَۖ  ( ٱلْمُطَفِّفِين: ٣١ )

wa-idhā
وَإِذَا
dan apabila
inqalabū
ٱنقَلَبُوٓا۟
(orang-orang berdosa) kembali
ilā
إِلَىٰٓ
kepada
ahlihimu
أَهْلِهِمُ
keluarganya/kaumnya
inqalabū
ٱنقَلَبُوا۟
mereka kembali
fakihīna
فَكِهِينَ
riang gembira

“Wa 'Idhā Anqalabū 'Ilaá 'Ahlihimu Anqalabū Fakihīna.” (al-Muṭaffifīn/83:31)

Artinya:

“dan apabila kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria.” (QS. Al-Mutaffifin: 31)

Dan tidak hanya mengejek orang beriman di jalan, apabila orang-orang yang berdosa dan kafir kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria karena telah menertawakan orang beriman. Mereka dengan riang menceritakan kepada kaumnya hinaan dan ejekan yang telah mereka lakukan kepada kaum mukmin. dan apabila kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria.