Skip to main content

وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ  ( ٱلْكَافِرُون: ٤ )

walā
وَلَآ
dan bukanlah
anā
أَنَا۠
aku
ʿābidun
عَابِدٌ
menjadi penyembah
مَّا
apa
ʿabadttum
عَبَدتُّمْ
kamu sembah

“Wa Lā 'Anā `Ābidun Mā `Abadttum.” (al-Kāfirūn/109:4)

Artinya:

“dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,” (QS. Al-Kafirun: 4)

Jika dua ayat sebelumnya menerangkan ketidaksamaan Tuhan Nabi Muhammad dan Tuhan orang kafir, dua ayat berikut menjelaskan ketidaksamaan peribadahan kepada keduanya. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah karena kamu adalah orang-orang musyrik. Aku menyembah Tuhanku dengan bertauhid seperti yang Dia ajarkan kepadaku.