Skip to main content

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا ࣖ  ( ٱلنَّصْر: ٣ )

fasabbiḥ
فَسَبِّحْ
maka bertasbihlah
biḥamdi
بِحَمْدِ
dengan memuji
rabbika
رَبِّكَ
Tuhanmu
wa-is'taghfir'hu
وَٱسْتَغْفِرْهُۚ
dan mohonlah ampun
innahu
إِنَّهُۥ
sesungguhnya Dia
kāna
كَانَ
adalah Dia
tawwāban
تَوَّابًۢا
Maha Penerima Taubat

“Fasabbiĥ Biĥamdi Rabbika Wa Astaghfirhu 'Innahu Kāna Tawwābāan” (an-Naṣr/110:3)

Artinya:

“maka bertasbihlah dalam dengan Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat.” (QS. An-Nasr: 3)

maka sebagai ungkapan syukur kepada Allah atas karunia-Nya yang agung itu, bertasbihlah dan sucikanlah Tuhanmu dari sifat-sifat yang tak layak bagi-Nya, dan sertailah tasbihmu itu dengan memuji Tuhan-mu yang telah menyokongmu dalam menaklukkan Mekah, dan mohonlah ampunan kepada-Nya untukmu dan umatmu. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat hamba-hamba-Nya yang bertasbih dan beristigfar. Membaca tasbih, tahmid, dan istighfar adalah cara yang mulia ketika seseorang meraih kesuksesan karena pada hakikatnya Allah-lah yang memberi kesuksesan itu kepadanya, bukan dengan berpesta dan berfoya-foya.