Skip to main content

قَالُوْا لَا تَوْجَلْ اِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلٰمٍ عَلِيْمٍ   ( ٱلْحِجْر: ٥٣ )

qālū
قَالُوا۟
mereka berkata
لَا
jangan
tawjal
تَوْجَلْ
kamu merasa takut
innā
إِنَّا
sesungguhnya kami
nubashiruka
نُبَشِّرُكَ
kami memberi kabar gembira kepadamu
bighulāmin
بِغُلَٰمٍ
dengan seorang anak laki-laki
ʿalīmin
عَلِيمٍ
berilmu/pandai

“Qālū Lā Tawjal 'Innā Nubashshiruka Bighulāmin `Alīmin.” (al-Ḥijr/15:53)

Artinya:

“(Mereka) berkata, “Janganlah engkau merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang pandai (Ishak).”” (QS. Al-Hijr: 53)

Mendengar ucapan Nabi Ibrahim, mereka, yakni para tamu itu, berkata, "Janganlah engkau merasa takut atas kedatangan kami, karena sesungguhnya kami datang untuk memberi kabar gembira kepadamu dengan kelahiran seorang anak laki-laki yang sehat, yang akan tumbuh dewasa dan menjadi orang yang pandai dan luas serta dalam pengetahuannya. Kelak engkau akan memberinya nama Ishak." (Lihat: Surah ash-shaffat/ 37: 112)