Skip to main content

اِلَّا مَنْ تَابَ وَاٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَاُولٰۤىِٕكَ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُوْنَ شَيْـًٔا ۙ  ( مَرْيَم: ٦٠ )

illā
إِلَّا
kecuali
man
مَن
orang
tāba
تَابَ
ia bertaubat
waāmana
وَءَامَنَ
dan ia beriman
waʿamila
وَعَمِلَ
dan ia berbuat/beramal
ṣāliḥan
صَٰلِحًا
kebajikan/saleh
fa-ulāika
فَأُو۟لَٰٓئِكَ
maka mereka itu
yadkhulūna
يَدْخُلُونَ
mereka masuk
l-janata
ٱلْجَنَّةَ
surga
walā
وَلَا
dan tidak
yuẓ'lamūna
يُظْلَمُونَ
mereka dianiaya
shayan
شَيْـًٔا
sesuatu/sedikitpun

“'Illā Man Tāba Wa 'Āmana Wa `Amila Şāliĥāan Fa'ūlā'ika Yadkhulūna Al-Jannata Wa Lā Yužlamūna Shay'āan.” (Maryam/19:60)

Artinya:

“Kecuali orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dizalimi (dirugikan) sedikit pun,” (QS. Maryam: 60)

Orang yang sesat dan berbuat maksiat akan mendapat balasan sesuai perbuatannya, kecuali orang yang bertobat dengan sepenuh hati dan tidak mengulangi keburukannya, sedang mereka beriman dan membuktikan keimanannya dengan mengerjakan kebajikan, maka mereka itu akan masuk surga sebagai balasan atas kebaikannya, dan mereka tidak dizalimi dan dirugikan sedikit pun.