Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
صُمٌّۢ
(mereka) tuli
بُكْمٌ
(mereka) bisu
عُمْىٌ
(mereka) buta
فَهُمْ
maka mereka
لَا
tidak
يَرْجِعُونَ
mereka akan kembali

Şummun Bukmun `Umyun Fahum Lā Yarji`ūna.

Tafsir Bahasa:

Mereka tuli, bisu dan buta, sehingga mereka tidak dapat kembali.

(18) Ayat ini menerangkan orang-orang munafik itu tidak hanya seperti orang yang kehilangan cahaya terang, tetapi juga seperti orang yang kehilangan beberapa indra yang pokok. Tidak dapat mendengar, bicara dan melihat. Orang yang seperti ini tentu akhirnya mengalami kebinasaan. Mereka dikatakan tuli karena tidak mendengarkan nasihat dan petunjuk bahkan mereka tidak paham, meskipun mendengar. Dikatakan bisu, karena mereka tidak mau menanyakan hal-hal yang kabur bagi mereka, tidak meminta penjelasan dan petunjuk sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk mengambil manfaat dari segala pelajaran dan ilmu pengetahuan yang dikemukakan rasul. Dikatakan buta, karena mereka kehilangan manfaat pengamatan dan manfaat pelajaran. Mereka tidak dapat mengambil pelajaran dari segala kejadian yang mereka alami, dan pengalaman bangsa-bangsa lain. Mereka tidak dapat kembali ke jalan yang benar, karena sifat-sifat tersebut di atas dan mereka tetap membeku di tempatnya.