Skip to main content

وَقَالُوْا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ اِلَّآ اَيَّامًا مَّعْدُوْدَةً ۗ قُلْ اَتَّخَذْتُمْ عِنْدَ اللّٰهِ عَهْدًا فَلَنْ يُّخْلِفَ اللّٰهُ عَهْدَهٗٓ اَمْ تَقُوْلُوْنَ عَلَى اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ   ( ٱلْبَقَرَة: ٨٠ )

waqālū
وَقَالُوا۟
dan mereka berkata
lan
لَن
tidak akan
tamassanā
تَمَسَّنَا
menyentuh kami
l-nāru
ٱلنَّارُ
neraka
illā
إِلَّآ
kecuali
ayyāman
أَيَّامًا
beberapa hari
maʿdūdatan
مَّعْدُودَةًۚ
tertentu
qul
قُلْ
katakanlah
attakhadhtum
أَتَّخَذْتُمْ
sudahkah kamu mengambil
ʿinda
عِندَ
disisi
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
ʿahdan
عَهْدًا
janji
falan
فَلَن
maka tidak
yukh'lifa
يُخْلِفَ
memungkiri
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
ʿahdahu
عَهْدَهُۥٓۖ
janjiNya
am
أَمْ
atau
taqūlūna
تَقُولُونَ
kamu mengatakan
ʿalā
عَلَى
atas/terhadap
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
مَا
apa
لَا
tidak
taʿlamūna
تَعْلَمُونَ
(kalian) mengetahui

“Wa Qālū Lan Tamassanā An-Nāru 'Illā 'Ayyāmāan Ma`dūdatan Qul 'Āttakhadhtum `Inda Allāhi `Ahdāan Falan Yukhlifa Allāhu `Ahdahu 'Am Taqūlūna `Alaá Allāhi Mā Lā Ta`lamūna.” (al-Baq̈arah/2:80)

Artinya:

“Dan mereka berkata, “Neraka tidak akan menyentuh kami, kecuali beberapa hari saja.” Katakanlah, “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah, sehingga Allah tidak akan mengingkari janji-Nya, ataukah kamu mengatakan tentang Allah, sesuatu yang tidak kamu ketahui?”” (QS. Al-Baqarah: 80)

Dan di antara bentuk kebohongan dan penyimpangan yang mereka lakukan, mereka berkata, "Neraka tidak akan menyentuh kami di akhirat kelak kecuali beberapa hari atau sesaat saja." Itu pun sekadar sentuhan api, bukan siksaan yang bersifat abadi. Untuk menjelaskan itu Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya,"Katakanlah, wahai Nabi Muhammad, 'Sudahkah kamu menerima janji dari Allah, Zat yang mengatur segala urusan, sehingga kamu merasa tenang karena Allah tidak akan mengingkari janji-Nya, ataukah kamu mengatakan tentang Allah yang kekuasaan dan ilmu-Nya mencakup segala hal, sesuatu yang tidak kamu ketahui?" Keduanya tidak pernah terjadi: tidak ada perjanjian antara mereka dengan Tuhan soal itu, dan tidak pula mereka mengatakan itu karena tidak tahu. Mereka tahu, tetapi mengatakan yang sebaliknya