Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
بَلَىٰ
ya
مَن
barang siapa
كَسَبَ
berbuat
سَيِّئَةً
jahat/dosa
وَأَحَٰطَتْ
dan diliputi
بِهِۦ
dengannya
خَطِيٓـَٔتُهُۥ
kesalahannya/dosanya
فَأُو۟لَٰٓئِكَ
maka mereka itulah
أَصْحَٰبُ
penghuni
ٱلنَّارِۖ
neraka
هُمْ
mereka
فِيهَا
di dalamnya
خَٰلِدُونَ
mereka kekal

Balaá Man Kasaba Sayyi'atan Wa 'Aĥāţat Bihi Khaţī'atuhu Fa'ūlā'ika 'Aşĥābu An-Nāri Hum Fīhā Khālidūna.

Tafsir Bahasa:

Bukan demikian! Barangsiapa berbuat keburukan, dan dosanya telah menenggelamkannya, maka mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.

(81) Pada ayat ini dengan tegas Allah menyatakan tidak benar sama sekali apa yang mereka katakan itu. Bahkan api akan membakar diri mereka dan orang-orang lain dalam waktu yang lama sesuai dengan dosa mereka. Dosa di sini ialah dosa mempersekutukan Allah. Maka orang yang mempersekutukan Allah dan orang-orang kafir kekal di dalam neraka. Sebagian ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan dosa di sini ialah kesalahan pada umumnya. Mereka berpendapat bahwa yang dimaksud dengan kekal di sini ialah mendekam dalam neraka dalam waktu yang lama sampai batas waktu yang telah dikehendaki Allah. Orang yang berbuat maksiat dan mengerjakan dosa-dosa besar, dia mendekam di dalam neraka beberapa lama waktunya, kemudian keluar dari neraka, kapan Allah menghendakinya. Apabila manusia bertobat dengan jujur atas segala macam dosa dan meninggalkan dengan sungguh-sungguh dosa-dosanya itu, maka dirinya tidak akan diliputi oleh kesalahan-kesalahan dan jiwanya tidak akan berkarat dengan kesalahan-kesalahan itu.