Skip to main content

اِنَّا قَدْ اُوْحِيَ اِلَيْنَآ اَنَّ الْعَذَابَ عَلٰى مَنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰى   ( طه: ٤٨ )

innā
إِنَّا
sesungguhnya kami
qad
قَدْ
sungguh
ūḥiya
أُوحِىَ
telah diwahyukan
ilaynā
إِلَيْنَآ
kepada kami
anna
أَنَّ
bahwasanya
l-ʿadhāba
ٱلْعَذَابَ
azab itu
ʿalā
عَلَىٰ
atas
man
مَن
orang
kadhaba
كَذَّبَ
ia mendustakan
watawallā
وَتَوَلَّىٰ
dan ia berpaling

“'Innā Qad 'Ūĥiya 'Ilaynā 'Anna Al-`Adhāba `Alaá Man Kadhdhaba Wa Tawallaá.” (Ṭāʾ Hāʾ/20:48)

Artinya:

“Sungguh, telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) pada siapa pun yang mendustakan (ajaran agama yang kami bawa) dan berpaling (tidak mempedulikannya).”” (QS. Taha: 48)

Kami tidak berdusta. Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa Allah itu akan ditimpakan kepada siapa pun yang tidak beriman pada-Nya, mendustakan ajaran yang kami bawa, dan berpaling darinya serta enggan melaksanakannya.’”