Skip to main content

فَاَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ بِجُنُوْدِهٖ فَغَشِيَهُمْ مِّنَ الْيَمِّ مَا غَشِيَهُمْ ۗ  ( طه: ٧٨ )

fa-atbaʿahum
فَأَتْبَعَهُمْ
maka mengikuti mereka
fir'ʿawnu
فِرْعَوْنُ
Fir'aun
bijunūdihi
بِجُنُودِهِۦ
dengan bala tentaranya
faghashiyahum
فَغَشِيَهُم
lalu menutup mereka
mina
مِّنَ
dari
l-yami
ٱلْيَمِّ
laut
مَا
apa yang
ghashiyahum
غَشِيَهُمْ
menutup mereka

“Fa'atba`ahum Fir`awnu Bijunūdihi Faghashiyahum Mina Al-Yammi Mā Ghashiyahum.” (Ṭāʾ Hāʾ/20:78)

Artinya:

“Kemudian Fir‘aun dengan bala tentaranya mengejar mereka, tetapi mereka digulung ombak laut yang menenggelamkan mereka.” (QS. Taha: 78)

Mengetahui Nabi Musa dan Bani Israil meninggalkan Mesir, kemudian Fir‘aun dengan bala tentaranya mengejar mereka melalui jalan kering di laut itu, tetapi sebelum berhasil menyusul Nabi Musa dan Bani Israil, mereka digulung ombak laut yang datang tiba-tiba dan kemudian menenggelamkan mereka. Itulah balasan bagi orang yang sesat dan durhaka kepada Tuhan.