Skip to main content

وَقُلْ رَّبِّ اَنْزِلْنِيْ مُنْزَلًا مُّبٰرَكًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ  ( ٱلْمُؤْمِنُون: ٢٩ )

waqul
وَقُل
dan katakanlah/berdo'alah
rabbi
رَّبِّ
ya Tuhanku
anzil'nī
أَنزِلْنِى
turunkanlah aku
munzalan
مُنزَلًا
tempat turun
mubārakan
مُّبَارَكًا
yang diberkati
wa-anta
وَأَنتَ
dan Engkau
khayru
خَيْرُ
sebaik-baik
l-munzilīna
ٱلْمُنزِلِينَ
pemberi tempat turun

“Wa Qul Rabbi 'Anzilnī Munzalāan Mubārakāan Wa 'Anta Khayru Al-Munzilīna.” (al-Muʾminūn/23:29)

Artinya:

“Dan berdoalah, “Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat.”” (QS. Al-Mu'minun: 29)

Melanjutkan arahan-Nya kepada Nabi Nuh, Allah berfirman, “Dan apabila engkau dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas kapal, maka ucapkanlah, ‘Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari kejahatan dan gangguan orang-orang kafir yang zalim.’ Dan berdoalah pula terutama ketika engkau turun dari bahtera itu, “Ya Tuhanku, tempatkanlah aku di kapal ini atau di mana pun yang Engkau kehendaki pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat dan pemberi kemuliaan bagi hamba-Mu.”