Skip to main content

يٰٓاَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوْا مِنَ الطَّيِّبٰتِ وَاعْمَلُوْا صَالِحًاۗ اِنِّيْ بِمَا تَعْمَلُوْنَ عَلِيْمٌ ۗ  ( ٱلْمُؤْمِنُون: ٥١ )

yāayyuhā
يَٰٓأَيُّهَا
wahai
l-rusulu
ٱلرُّسُلُ
para Rasul
kulū
كُلُوا۟
makanlah
mina
مِنَ
dari
l-ṭayibāti
ٱلطَّيِّبَٰتِ
yang baik-baik
wa-iʿ'malū
وَٱعْمَلُوا۟
dan kerjakanlah
ṣāliḥan
صَٰلِحًاۖ
kebajikan/saleh
innī
إِنِّى
sesungguhnya Aku
bimā
بِمَا
dengan/terhadap apa
taʿmalūna
تَعْمَلُونَ
kamu kerjakan
ʿalīmun
عَلِيمٌ
Maha Mengetahui

“Yā 'Ayyuhā Ar-Rusulu Kulū Mina Aţ-Ţayyibāti Wa A`malū Şāliĥāan 'Innī Bimā Ta`malūna `Alīmun.” (al-Muʾminūn/23:51)

Artinya:

“Allah berfirman, “Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mu'minun: 51)

Usai menguraikan kisah para rasul, Allah lalu berbicara tentang para rasul secara umum. “Wahai para rasul! Makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan sesuai dengan syariat, baik amalan wajib maupun sunah. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan, karena tidak ada satu pun yang tersembunyi dari-Ku.”