Skip to main content

اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ لَهُمْ سُوْۤءُ الْعَذَابِ وَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ هُمُ الْاَخْسَرُوْنَ   ( ٱلنَّمْل: ٥ )

ulāika
أُو۟لَٰٓئِكَ
mereka itulah
alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
lahum
لَهُمْ
bagi mereka
sūu
سُوٓءُ
seburuk-buruk
l-ʿadhābi
ٱلْعَذَابِ
azab
wahum
وَهُمْ
dan mereka
فِى
di
l-ākhirati
ٱلْءَاخِرَةِ
akhirat
humu
هُمُ
mereka
l-akhsarūna
ٱلْأَخْسَرُونَ
orang-orang yang paling rugi

“'Ūlā'ika Al-Ladhīna Lahum Sū'u Al-`Adhābi Wa Hum Fī Al-'Ākhirati Humu Al-'Akhsarūna.” (an-Naml/27:5)

Artinya:

“Mereka itulah orang-orang yang akan mendapat siksaan buruk (di dunia) dan mereka di akhirat adalah orang-orang yang paling rugi.” (QS. An-Naml: 5)

Mereka menganggap bahwa apa yang mereka lakukan tidak akan ada pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Mereka itulah orang-orang yang akan mendapat siksaan buruk di dunia dan mereka di akhirat adalah orang-orang yang paling rugi dan paling menyesali atas perbuatannya di dunia. Itulah balasan untuk mereka.