Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
كَيْفَ
bagaimana
يَهْدِى
memberi petunjuk
ٱللَّهُ
Allah
قَوْمًا
kaum
كَفَرُوا۟
kafir/ingkar
بَعْدَ
sesudah
إِيمَٰنِهِمْ
iman mereka
وَشَهِدُوٓا۟
dan mereka mengakui
أَنَّ
bahwasanya
ٱلرَّسُولَ
Rasul
حَقٌّ
adalah benar
وَجَآءَهُمُ
dan telah datang kepada mereka
ٱلْبَيِّنَٰتُۚ
keterangan-keterangan
وَٱللَّهُ
dan Allah
لَا
tidak
يَهْدِى
memberi petunjuk
ٱلْقَوْمَ
(kepada) kaum
ٱلظَّٰلِمِينَ
orang-orang yang dzalim

Kayfa Yahdī Allāhu Qawmāan Kafarū Ba`da 'Īmānihim Wa Shahidū 'Anna Ar-Rasūla Ĥaqqun Wa Jā'ahum Al-Bayyinātu Wa Allāhu Lā Yahdī Al-Qawma Až-Žālimīna.

Tafsir Bahasa:

Bagaimana Allah akan memberi petunjuk kepada suatu kaum yang kafir setelah mereka beriman, serta mengakui bahwa Rasul (Muhammad) itu benar-benar (rasul), dan bukti-bukti yang jelas telah sampai kepada mereka? Allah tidak memberi petunjuk kepada orang zhalim.

(86) Dalam ayat ini ditegaskan bahwa merekalah orang-orang yang mengutamakan kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat dan menerima kehidupan dunia ini sebagai ganti kehidupan akhirat. Mereka memberi bantuan kepada sekutu-sekutu mereka yang menyembah berhala, kerena hendak mengambil keuntungan duniawi. Pada hari kiamat mereka akan diazab dengan azab yang berat dan tidak diberi bantuan apa-apa, sebab perbuatan mereka telah mencantumkan mereka dalam golongan orang-orang celaka. Oleh karena itu tertutuplah pintu rahmat Ilahi pada mereka. Mereka tidak mendapatkan penolong yang dapat menolong mereka, dan tidak pula mendapatkan pembela yang dapat membantu mereka. Mereka tetap abadi di dalam neraka Jahanam.