Skip to main content

وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَۗ اِنَّ رَبَّنَا لَغَفُوْرٌ شَكُوْرٌۙ   ( فَاطِر: ٣٤ )

waqālū
وَقَالُوا۟
dan mereka berkata
l-ḥamdu
ٱلْحَمْدُ
segala puji
lillahi
لِلَّهِ
bagi Allah
alladhī
ٱلَّذِىٓ
yang
adhhaba
أَذْهَبَ
telah menghilangkan
ʿannā
عَنَّا
dari kami
l-ḥazana
ٱلْحَزَنَۖ
duka-cita
inna
إِنَّ
sesungguhnya
rabbanā
رَبَّنَا
Tuhan kami
laghafūrun
لَغَفُورٌ
benar-benar Maha Pengampun
shakūrun
شَكُورٌ
Maha Mensyukuri

“Wa Qālū Al-Ĥamdu Lillāhi Al-Ladhī 'Adh/haba `Annā Al-Ĥazana 'Inna Rabbanā Laghafūrun Shakūrun.” (Fāṭir/35:34)

Artinya:

“Dan mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami. Sungguh, Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun, Maha Mensyukuri,” (QS. Fatir: 34)

Adapun kenikmatan rohani yang mereka terima adalah ungkapan syukur kepada Allah dan ketenangan batin. Dan mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami dengan memasukkan kami ke surga. Sungguh, Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun atas segala dosa, Maha Mensyukuri dengan memberi balasan yang baik untuk hamba-Nya yang taat.