Skip to main content

سُبْحٰنَ الَّذِيْ خَلَقَ الْاَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْۢبِتُ الْاَرْضُ وَمِنْ اَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُوْنَ  ( يس: ٣٦ )

sub'ḥāna
سُبْحَٰنَ
Maha Suci
alladhī
ٱلَّذِى
yang
khalaqa
خَلَقَ
telah menciptakan
l-azwāja
ٱلْأَزْوَٰجَ
pasangan-pasangan
kullahā
كُلَّهَا
semuanya
mimmā
مِمَّا
dari apa
tunbitu
تُنۢبِتُ
ditumbuhkan
l-arḍu
ٱلْأَرْضُ
bumi
wamin
وَمِنْ
dan dari
anfusihim
أَنفُسِهِمْ
diri mereka sendiri
wamimmā
وَمِمَّا
dan dari apa
لَا
tidak
yaʿlamūna
يَعْلَمُونَ
mereka ketahui

“Subĥāna Al-Ladhī Khalaqa Al-'Azwāja Kullahā Mimmā Tunbitu Al-'Arđu Wa Min 'Anfusihim Wa Mimmā Lā Ya`lamūna.” (Yāʾ Sīn/36:36)

Artinya:

“Mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (QS. Yasin: 36)

Mahasuci Allah dari sifat yang tidak layak bagi-Nya, Dialah yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, yaitu keturunan Nabi Adam dari jenis laki-laki dan perempuan, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui dari semua ciptaan Allah yang terbentang di alam semesta.