Skip to main content

اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ لَعَنَهُمُ اللّٰهُ ۗوَمَنْ يَّلْعَنِ اللّٰهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهٗ نَصِيْرًا   ( ٱلنِّسَاء: ٥٢ )

ulāika
أُو۟لَٰٓئِكَ
mereka itulah
alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
laʿanahumu
لَعَنَهُمُ
mengutuk mereka
l-lahu
ٱللَّهُۖ
Allah
waman
وَمَن
dan barang siapa
yalʿani
يَلْعَنِ
mengutuk
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
falan
فَلَن
maka sekali-kali tidak
tajida
تَجِدَ
mendapat
lahu
لَهُۥ
baginya
naṣīran
نَصِيرًا
penolong

“'Ūlā'ika Al-Ladhīna La`anahum Allāhu Wa Man Yal`an Allāhu Falan Tajida Lahu Naşīrāan.” (an-Nisāʾ/4:52)

Artinya:

“Mereka itulah orang-orang yang dilaknat Allah. Dan barangsiapa dilaknat Allah, niscaya engkau tidak akan mendapatkan penolong baginya.” (QS. An-Nisa': 52)

Mereka itulah orang-orang yang sangat jauh kedurhakaannya serta dilaknat oleh Allah. Dan barang siapa yang dilaknat oleh Allah, niscaya engkau tidak akan mendapatkan penolong baginya yang akan menyelamatkannya di mana pun dan kapan pun ia berada.