Skip to main content

مَا يُجَادِلُ فِيْٓ اٰيٰتِ اللّٰهِ اِلَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَلَا يَغْرُرْكَ تَقَلُّبُهُمْ فِى الْبِلَادِ  ( غَافِر: ٤ )

مَا
tidak ada
yujādilu
يُجَٰدِلُ
yang memperdebatkan
فِىٓ
pada/tentang
āyāti
ءَايَٰتِ
ayat-ayat
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
illā
إِلَّا
kecuali
alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
kafarū
كَفَرُوا۟
kafir/ingkar
falā
فَلَا
maka janganlah
yaghrur'ka
يَغْرُرْكَ
kamu tertipu
taqallubuhum
تَقَلُّبُهُمْ
mondar mandirnya mereka
فِى
dalam
l-bilādi
ٱلْبِلَٰدِ
negeri/kota

“Mā Yujādilu Fī 'Āyāti Allāhi 'Illā Al-Ladhīna Kafarū Falā Yaghrurka Taqallubuhum Fī Al-Bilādi.” (Ghāfir/40:4)

Artinya:

“Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah engkau (Muhammad) tertipu oleh keberhasilan usaha mereka di seluruh negeri.” (QS. Gafir: 4)

Adalah suatu keniscayaan bahwa tidak ada orang yang memperdebatkan tentang kebenaran dari ayat-ayat Allah dengan tujuan memperolok-olokkan atau menimbulkan keraguan terhadapnya, kecuali apa yang dilakukan oleh orang-orang yang kafir. Karena itu, janganlah engkau wahai Nabi Muhammad tertipu oleh keberhasilan usaha mereka yang menghasilkan berbagai kesenangan yang mereka peroleh di seluruh negeri.