Skip to main content

فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَيَلْعَبُوْا حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَ  ( ٱلْزُّخْرُف: ٨٣ )

fadharhum
فَذَرْهُمْ
maka biarkanlah mereka
yakhūḍū
يَخُوضُوا۟
mereka sesat
wayalʿabū
وَيَلْعَبُوا۟
dan mereka bermain-main
ḥattā
حَتَّىٰ
sehingga
yulāqū
يُلَٰقُوا۟
mereka menemui
yawmahumu
يَوْمَهُمُ
hari mereka
alladhī
ٱلَّذِى
yang
yūʿadūna
يُوعَدُونَ
mereka dijanjikan

“Fadharhum Yakhūđū Wa Yal`abū Ĥattaá Yulāqū Yawmahum Al-Ladhī Yū`adūna.” (az-Zukhruf/43:83)

Artinya:

“Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka.” (QS. Az-Zukhruf: 83)

Jika mereka tetap bersikeras dengan kesesatan itu, maka biarkanlah mereka, wahai Nabi Muhammad, tenggelam dalam kesesatannya dan bermain-main dengan kesesatan yang mereka yakini itu sampai mereka menemui hari yang di janjikan kepada mereka, yakni hari Kiamat di mana mereka akan mempertanggungjawabkan semua amal yang telah mereka lakukan.