Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
قَالَ
berkata
رَجُلَانِ
dua orang laki-laki
مِنَ
dari/diantara
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
يَخَافُونَ
(mereka) takut
أَنْعَمَ
telah memberi nikmat
ٱللَّهُ
Allah
عَلَيْهِمَا
atas keduanya
ٱدْخُلُوا۟
masuklah
عَلَيْهِمُ
mereka
ٱلْبَابَ
pintu gerbang
فَإِذَا
maka jika
دَخَلْتُمُوهُ
kamu telah memasukinya
فَإِنَّكُمْ
maka sesungguhnya kamu
غَٰلِبُونَۚ
orang-orang yang mengalahkan/menang
وَعَلَى
dan kepada
ٱللَّهِ
Allah
فَتَوَكَّلُوٓا۟
maka bertawakkallah
إِن
jika
كُنتُم
kalian adalah
مُّؤْمِنِينَ
orang-orang yang beriman

Qāla Rajulāni Mina Al-Ladhīna Yakhāfūna 'An`ama Allāhu `Alayhimā Adkhulū `Alayhim Al-Bāba Fa'idhā Dakhaltumūhu Fa'innakum Ghālibūna Wa `Alaá Allāhi Fatawakkalū 'In Kuntum Mu'uminīna.

Tafsir Bahasa:

Berkatalah dua orang laki-laki di antara mereka yang bertakwa, yang telah diberi nikmat oleh Allah, “Serbulah mereka melalui pintu gerbang (negeri) itu. Jika kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan bertawakallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang-orang beriman.”

(23) Setelah terungkap sikap kaum Nabi Musa dalam hal memasuki tanah suci dan berdiam di dalamnya, maka dua orang utusan dari kaum Nabi Musa yang memang bertakwa kepada Allah dan telah diberi kenikmatan dan memperoleh keridaan-Nya, menganjurkan kepada teman-temannya agar mereka segera memasuki pintu Baitulmakdis.(Kedua orang yang saleh ini ialah Yosua bin Nun dan Kalaeb bin Yefune yang diceritakan panjang lebar dalam Kitab Bilangan 13 dan 14). Apabila mereka telah memasukinya pasti mereka akan menang dan dapat mengusir penduduknya yang kuat itu. Karena kemenangan itu diperoleh atas pertolongan Allah yang telah dijanjikan, yang pasti akan ditepatinya.