Skip to main content

اَمْ تَأْمُرُهُمْ اَحْلَامُهُمْ بِهٰذَآ اَمْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُوْنَۚ   ( ٱلطُّور: ٣٢ )

am
أَمْ
ataukah/apakah
tamuruhum
تَأْمُرُهُمْ
memerintahkan mereka
aḥlāmuhum
أَحْلَٰمُهُم
pikiran-pikiran mereka
bihādhā
بِهَٰذَآۚ
dengan ini
am
أَمْ
ataukah/apakah
hum
هُمْ
mereka
qawmun
قَوْمٌ
kaum
ṭāghūna
طَاغُونَ
melampaui batas

“'Am Ta'muruhum 'Aĥlāmuhum Bihadhā 'Am Hum Qawmun Ţāghūna.” (aṭ-Ṭūr/52:32)

Artinya:

“Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan (tuduhan-tuduhan) ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas?” (QS. At-Tur: 32)

Tuduhan-tuduhan orang-orang kafir itu tidak berdasar. Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka yang sesat untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar ini ataukah mereka memang kaum yang melampaui batas kewajaran sehingga tidak segan melancarkan tuduhan negatif itu?