Skip to main content

ثُمَّ اِنَّكُمْ اَيُّهَا الضَّاۤ لُّوْنَ الْمُكَذِّبُوْنَۙ   ( ٱلْوَاقِعَة: ٥١ )

thumma
ثُمَّ
kemudian
innakum
إِنَّكُمْ
sesungguhnya kalian
ayyuhā
أَيُّهَا
hai
l-ḍālūna
ٱلضَّآلُّونَ
orang-orang yang sesat
l-mukadhibūna
ٱلْمُكَذِّبُونَ
orang-orang pendusta

“Thumma 'Innakum 'Ayyuhā Ađ-Đāllūna Al-Mukadhdhibūna.” (al-Wāqiʿah/56:51)

Artinya:

“Kemudian sesungguhnya kamu, wahai orang-orang yang sesat lagi mendustakan!” (QS. Al-Waqi'ah: 51)

51-53. Kemudian pada kehidupan di akhirat itu, sesungguhnya kamu wahai orang-orang yang sesat dan selalu berbuat dosa dan maksiat lagi mendustakan ayat-ayat Allah dan dakwah Nabi, pasti kamu akan memakan buah pohon zaqqum yang sangat pahit dan tidak enak, dan ketahuilah bahwa kamu tidak hanya memakan satu buah, melainkan akan penuh perutmu dengannya akibat makan dalam jumlah banyak.51-53. Kemudian pada kehidupan di akhirat itu, sesungguhnya kamu wahai orang-orang yang sesat dan selalu berbuat dosa dan maksiat lagi mendustakan ayat-ayat Allah dan dakwah Nabi, pasti kamu akan memakan buah pohon zaqqum yang sangat pahit dan tidak enak, dan ketahuilah bahwa kamu tidak hanya memakan satu buah, melainkan akan penuh perutmu dengannya akibat makan dalam jumlah banyak.